Senin, 18 April 2011

Puisi


SaD Memory

Ku rentangkan tangan lesuku
Mencoba lupakan sejenak
Isak tangis kemalangan
Berharap bisa bersandar pada sebuah tiang HIDUP

Dalam

Mencoba melupakan sebuah kasih yang
menyakitkan dan menyayat hati
memilukan yang sampai kini tersimpan dihati

tetes embun pagi tak bisamenyejukan hati
cerah mentari tak bisa memberi jawaban
setiap tanya ku ku coba rebahkan tubuh
pada tikar yang telah usang

mencoba menerima kenyataan
bahwa hidup itu sebenarnya kejam
agar aku sadar bahwa aku sekarang
hanya surya yang tak bisa
menjadi pelayan ALAM

Aku tak ubahnya insan
Yang terbuang dari kehidupan
Yang mencoba bangkit dari
KEHANCURAN

Tidak ada komentar:

Posting Komentar